<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kari kambing legendaris Archives - Lensa Perjalanan</title>
	<atom:link href="https://lensaperjalanan.com/tag/kari-kambing-legendaris/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lensaperjalanan.com/tag/kari-kambing-legendaris/</link>
	<description>Review Hotel, Jalan Jalan, Traveling Ke Tempat Wisata Kekinian</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 May 2025 20:40:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lensaperjalanan.com/wp-content/uploads/2025/01/cropped-bc624860-d716-4058-988c-7ac45baa08c0-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>kari kambing legendaris Archives - Lensa Perjalanan</title>
	<link>https://lensaperjalanan.com/tag/kari-kambing-legendaris/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kuliner Kambing di Depan Stadion Tambaksari Surabaya</title>
		<link>https://lensaperjalanan.com/traveling/surabaya/kuliner-kambing-di-depan-stadion-tambaksari-surabaya/</link>
					<comments>https://lensaperjalanan.com/traveling/surabaya/kuliner-kambing-di-depan-stadion-tambaksari-surabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lensa01]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 20:40:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kari kambing legendaris]]></category>
		<category><![CDATA[kari kambing Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kari kambing Tambaksari]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner kaki lima Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner malam depan Stadion Tambaksari]]></category>
		<category><![CDATA[makanan khas Surabaya dari kambing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensaperjalanan.com/?p=4433</guid>

					<description><![CDATA[<p>lensaperjalanan.com &#8211; Warung ini menyajikan kari kambing dengan isian lengkap dari berbagai bagian tubuh kambing—mulai dari kepala, otak, lidah, hingga ginjel. Rasanya yang khas, porsinya yang melimpah, dan harganya yang bersahabat menjadikan tempat ini buruan banyak orang dari berbagai daerah setiap harinya. Nama Unik: Kari Kambing Indonesia Warung ini memiliki nama yang cukup unik dan...</p>
<p>The post <a href="https://lensaperjalanan.com/traveling/surabaya/kuliner-kambing-di-depan-stadion-tambaksari-surabaya/">Kuliner Kambing di Depan Stadion Tambaksari Surabaya</a> appeared first on <a href="https://lensaperjalanan.com">Lensa Perjalanan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" style="text-align: justify;" data-start="204" data-end="436"><a href="https://lensaperjalanan.com/">lensaperjalanan.com</a> &#8211; Warung ini menyajikan <strong data-start="306" data-end="343">kari kambing dengan isian lengkap</strong> dari berbagai bagian tubuh kambing—mulai dari kepala, otak, lidah, hingga ginjel. Rasanya yang khas, porsinya yang melimpah, dan harganya yang bersahabat menjadikan tempat ini buruan banyak orang dari berbagai daerah setiap harinya.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="443" data-end="479">Nama Unik: Kari Kambing Indonesia</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="481" data-end="732">Warung ini memiliki nama yang cukup unik dan membanggakan: <strong data-start="540" data-end="566">Kari Kambing Indonesia</strong>. Pemiliknya, Cak Di (Muhammad Sadidi), sengaja memberi nama tersebut karena merasa belum ada yang menggunakan embel-embel &#8220;Indonesia&#8221; pada nama kari kambing lainnya.</p>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="734" data-end="804">“Yang pakai nama Indonesia ya cuma saya tok, Mas,” ujar Cak Di bangga.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="811" data-end="842">Menu Komplit, Harga Ekonomis</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="844" data-end="889">Cak Di menjual aneka bagian kambing, seperti:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-start="891" data-end="989">
<li class="" data-start="891" data-end="900">
<p class="" data-start="893" data-end="900">Babat</p>
</li>
<li class="" data-start="901" data-end="909">
<p class="" data-start="903" data-end="909">Usus</p>
</li>
<li class="" data-start="910" data-end="918">
<p class="" data-start="912" data-end="918">Paru</p>
</li>
<li class="" data-start="919" data-end="928">
<p class="" data-start="921" data-end="928">Limpa</p>
</li>
<li class="" data-start="929" data-end="938">
<p class="" data-start="931" data-end="938">Lidah</p>
</li>
<li class="" data-start="939" data-end="950">
<p class="" data-start="941" data-end="950">Telinga</p>
</li>
<li class="" data-start="951" data-end="959">
<p class="" data-start="953" data-end="959">Otak</p>
</li>
<li class="" data-start="960" data-end="970">
<p class="" data-start="962" data-end="970">Ginjel</p>
</li>
<li class="" data-start="971" data-end="989">
<p class="" data-start="973" data-end="989">Kepala kambing</p>
</li>
</ul>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="991" data-end="1263">Semua ini bisa disantap dengan <strong data-start="1022" data-end="1041">kupat atau nasi</strong>. Harga standar satu porsi dimulai dari <strong data-start="1081" data-end="1093">Rp15.000</strong>. Namun jika menambah macam-macam isian, total bisa mencapai <strong data-start="1154" data-end="1182">Rp30.000 hingga Rp50.000</strong>. Pada hari itu, sang pembeli membayar <strong data-start="1221" data-end="1233">Rp45.000</strong> untuk seporsi campur lengkap.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="1270" data-end="1314">Buka Sejak Subuh, Laris Manis Setiap Hari</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="1316" data-end="1624">Warung ini biasanya <strong data-start="1336" data-end="1369">buka pukul 00.00 tengah malam</strong> dan tutup sekitar pukul 10.00–11.00 pagi. Tapi jangan datang kesiangan karena sering kali <strong data-start="1460" data-end="1494">sudah ludes sebelum jam 9 pagi</strong>. Terutama saat momen spesial seperti <strong data-start="1532" data-end="1549">Lebaran Kupat</strong>, menu lontong atau ketupat tersedia dalam jumlah terbatas dan cepat habis.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1316" data-end="1624"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone  wp-image-4434" src="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/hq720.jpg" alt="" width="970" height="546" srcset="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/hq720.jpg 686w, https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/hq720-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 970px) 100vw, 970px" /></p>
<blockquote>
<h2 data-start="1631" data-end="1668">Baca Juga</h2>
<h1 class="page-title"><a href="https://lensaperjalanan.com/traveling/sidoarjo/bakso-badas-354-tempat-makan-di-tengah-persawahan-sidoarjo/">Bakso Badas 354: Tempat Makan di Tengah Persawahan Sidoarjo</a></h1>
</blockquote>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="1631" data-end="1668">Pelanggan Setia dari Berbagai Kota</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="1670" data-end="1924">Menariknya, pelanggan warung ini datang dari berbagai penjuru, bahkan <strong data-start="1740" data-end="1788">ada yang datang dari Wonokromo hingga Gresik</strong> hanya untuk menikmati seporsi kari kambing legendaris ini. Ada pula pelanggan yang setia sejak kecil hingga kini sudah punya tiga anak.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="1931" data-end="1984">Sensasi Rasa: Gurih, Kecut, dan Tidak Bau Perengus</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="1986" data-end="2065">Kari kambing di sini tidak hanya <strong data-start="2019" data-end="2030">komplit</strong> tapi juga memiliki rasa yang khas:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-start="2067" data-end="2254">
<li class="" data-start="2067" data-end="2114">
<p class="" data-start="2069" data-end="2114"><strong data-start="2069" data-end="2086">Kuahnya gurih</strong>, dengan aroma rempah kuat</p>
</li>
<li class="" data-start="2115" data-end="2144">
<p class="" data-start="2117" data-end="2144"><strong data-start="2117" data-end="2142">Tidak berbau perengus</strong></p>
</li>
<li class="" data-start="2145" data-end="2196">
<p class="" data-start="2147" data-end="2196">Kombinasi tekstur: empuk, kenyal, hingga lembut</p>
</li>
<li class="" data-start="2197" data-end="2254">
<p class="" data-start="2199" data-end="2254">Tambahan jeruk nipis memberikan <strong data-start="2231" data-end="2254">sensasi kecut segar</strong></p>
</li>
</ul>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="2256" data-end="2376">Bagian otaknya digoreng hingga kering di luar, namun tetap lembut di dalam—membuatnya jadi salah satu favorit pelanggan.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="2383" data-end="2428">Cocok untuk Porsi Sendiri atau Ramai-Ramai</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="2430" data-end="2643">Meski awalnya hanya pesan satu porsi, sang pembeli akhirnya menambah banyak isian karena tergoda. Potongan daging dan isiannya cukup <strong data-start="2563" data-end="2582">untuk 3–4 orang</strong>. Tambahan ketupat dua potong membuat hidangan makin lengkap.</p>
<h2 class="" style="text-align: justify;" data-start="2650" data-end="2694">Penutup: Ramai Terus, Pantas Jadi Favorit</h2>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="2696" data-end="2963">Tak heran kalau warung Kari Kambing Indonesia ini selalu ramai, bahkan sebelum matahari terbit. Jadi buat kamu yang penasaran, <strong data-start="2823" data-end="2885">langsung saja datang ke depan Stadion Tambaksari, Surabaya</strong>, dan rasakan sendiri kelezatan kari kambing dengan rasa dan cerita Indonesia.</p>
<p>The post <a href="https://lensaperjalanan.com/traveling/surabaya/kuliner-kambing-di-depan-stadion-tambaksari-surabaya/">Kuliner Kambing di Depan Stadion Tambaksari Surabaya</a> appeared first on <a href="https://lensaperjalanan.com">Lensa Perjalanan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lensaperjalanan.com/traveling/surabaya/kuliner-kambing-di-depan-stadion-tambaksari-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 30/32 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network via lensaperjalanan.b-cdn.net
Minified using Disk

Served from: lensaperjalanan.com @ 2026-04-15 20:17:54 by W3 Total Cache
-->