4 Destinasi Wisata di Astana, Kazakhstan Yang Bebas Visa dan Punya Musim Semi Serta Dingin
Astana, ibu kota Kazakhstan yang kini juga dikenal sebagai Astana, adalah kota modern yang berdiri megah di tengah hamparan padang rumput luas Asia Tengah. Bagi wisatawan Indonesia, Kazakhstan termasuk negara yang memberikan fasilitas bebas visa untuk kunjungan singkat, sehingga perjalanan ke kota futuristik ini terasa semakin mudah dan menarik.
Yang membuat Astana unik adalah kontras musimnya. Saat musim semi, taman-taman kota dipenuhi bunga bermekaran dan udara terasa segar. Namun ketika musim dingin tiba, kota ini berubah menjadi lanskap putih bersalju dengan suhu ekstrem yang menghadirkan pengalaman berbeda. Berikut empat destinasi wisata di Astana yang wajib kamu kunjungi.
1. Bayterek Tower – Ikon Kota yang Futuristik

Bayterek Tower adalah simbol kebanggaan Astana. Menara setinggi sekitar 97 meter ini melambangkan mitologi Kazakh tentang pohon kehidupan dan burung Samruk.
Saat musim semi, area sekitarnya dipenuhi pepohonan hijau dan bunga warna-warni. Kamu bisa berjalan santai di taman sekelilingnya sambil menikmati udara segar. Ketika musim dingin tiba, menara ini terlihat semakin dramatis dengan latar salju putih yang menyelimuti kota.
Naik ke puncaknya akan memberimu panorama 360 derajat kota Astana—perpaduan arsitektur modern dan langit luas yang memukau.
2. Khan Shatyr Entertainment Center – Tenda Raksasa di Tengah Kota

Bangunan unik berbentuk tenda transparan ini merupakan pusat hiburan sekaligus ikon arsitektur modern. Dirancang oleh arsitek ternama Norman Foster, Khan Shatyr terlihat seperti tenda futuristik yang menjulang di tengah kota.
Menariknya, di dalamnya terdapat taman tropis dan bahkan pantai buatan dengan pasir impor. Saat musim dingin di luar sangat ekstrem, kamu tetap bisa menikmati suasana hangat di dalam gedung ini.
Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, belanja, hingga sekadar menikmati suasana unik yang memadukan modernitas dan kenyamanan.
3. Hazrat Sultan Mosque – Keindahan Arsitektur Islami

Hazrat Sultan Mosque adalah salah satu masjid terbesar di Asia Tengah. Kubah putihnya yang megah dan desain arsitektur khas Kazakh-Islami menjadikannya sangat memukau.
Saat musim semi, halaman masjid terlihat indah dengan langit biru cerah sebagai latar belakangnya. Di musim dingin, salju yang menyelimuti area sekitar membuat masjid tampak semakin anggun dan tenang.
Mengunjungi tempat ini bukan hanya tentang wisata religi, tetapi juga tentang menikmati keindahan arsitektur dan ketenangan suasana.
4. Nur Alem Sphere – Bola Raksasa Masa Depan

Bangunan berbentuk bola kaca raksasa ini merupakan peninggalan Expo 2017 yang mengusung tema energi masa depan. Nur Alem Sphere menjadi salah satu landmark paling unik di Astana.
Di dalamnya terdapat museum interaktif tentang energi terbarukan dan inovasi teknologi. Tempat ini sangat menarik bagi wisatawan yang ingin belajar sekaligus menikmati desain arsitektur modern.
Saat musim semi, area sekitar bangunan terasa hidup dengan pengunjung yang berjalan santai. Ketika musim dingin, bangunan ini terlihat kontras dengan hamparan salju yang mengelilinginya—seakan berada di dunia futuristik.
BACA JUGA :
3 Wisata Pantai Di Uluwatu, Dari Yang Populer Hingga Hidden Gem
Penutup
Astana adalah perpaduan antara modernitas dan keindahan alam empat musim. Kota ini menawarkan pengalaman unik—dari menikmati taman bermekaran di musim semi hingga merasakan sensasi dingin bersalju saat musim dingin.
Dengan akses bebas visa bagi wisatawan Indonesia, perjalanan ke Astana menjadi lebih mudah dan menarik. Empat destinasi di atas membuktikan bahwa Kazakhstan bukan hanya tentang padang rumput luas, tetapi juga tentang kota modern yang megah dan penuh kejutan.
