<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Minang Archives - Lensa Perjalanan</title>
	<atom:link href="https://lensaperjalanan.com/category/minang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lensaperjalanan.com/category/minang/</link>
	<description>Review Hotel, Jalan Jalan, Traveling Ke Tempat Wisata Kekinian</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 May 2025 07:03:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://lensaperjalanan.com/wp-content/uploads/2025/01/cropped-bc624860-d716-4058-988c-7ac45baa08c0-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Minang Archives - Lensa Perjalanan</title>
	<link>https://lensaperjalanan.com/category/minang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dendeng Batokok Asli Padang di Tengah Tangsel</title>
		<link>https://lensaperjalanan.com/kuliner/dendeng-batokok-asli-padang-di-tengah-tangsel/</link>
					<comments>https://lensaperjalanan.com/kuliner/dendeng-batokok-asli-padang-di-tengah-tangsel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lensa01]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 May 2025 07:02:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Minang]]></category>
		<category><![CDATA[dendeng batokok]]></category>
		<category><![CDATA[dendeng batokok asli]]></category>
		<category><![CDATA[dendeng batokok Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Jasuande]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner Minang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan khas Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Makan Jasuande]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensaperjalanan.com/?p=4896</guid>

					<description><![CDATA[<p>lensaperjalanan.com  -Dendeng batokok merupakan salah satu kuliner khas Minang yang punya tempat istimewa di hati para pecinta masakan Padang. Potongan daging sapi yang dipukul hingga pipih, dibakar atau digoreng kering, lalu disiram sambal lado hijau pedas menyegarkan—perpaduan ini menghadirkan rasa yang kuat, gurih, dan bikin nagih. Di balik kelezatannya, dendeng batokok juga menyimpan cerita tradisi...</p>
<p>The post <a href="https://lensaperjalanan.com/kuliner/dendeng-batokok-asli-padang-di-tengah-tangsel/">Dendeng Batokok Asli Padang di Tengah Tangsel</a> appeared first on <a href="https://lensaperjalanan.com">Lensa Perjalanan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" data-start="97" data-end="659"><strong data-start="97" data-end="116"><a href="https://lensaperjalanan.com/">lensaperjalanan.com</a>  -Dendeng batokok</strong> merupakan salah satu kuliner khas Minang yang punya tempat istimewa di hati para pecinta masakan Padang. Potongan daging sapi yang dipukul hingga pipih, dibakar atau digoreng kering, lalu disiram sambal lado hijau pedas menyegarkan—perpaduan ini menghadirkan rasa yang kuat, gurih, dan bikin nagih. Di balik kelezatannya, dendeng batokok juga menyimpan cerita tradisi dan teknik memasak yang diwariskan turun-temurun dari dapur orang Minang. Gak heran kalau menu ini jadi favorit di banyak rumah makan Padang, termasuk di luar Sumatera Barat.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="849" data-end="890">Sampai di Lokasi: Rumah Makan Jasuande</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="892" data-end="1224">Gue udah sampai di depan rumah makan yang dimaksud. Namanya Rumah Makan Jasuande. Yuk, kita langsung masuk!<br data-start="999" data-end="1002" />“Udah ready semua dendengnya?”<br data-start="1032" data-end="1035" />“Udah, Mas. Kita jual dendeng batokok sama dendeng goreng. Dendeng batokok pakai cabe hijau, dan dibakar dulu sebelumnya.”<br data-start="1157" data-end="1160" />Wah, mantap. Ternyata emang beneran cuma jual dendeng aja, Guys.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="1226" data-end="1261">Sistem PO dan Harga Menu Dendeng</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1263" data-end="1414">Karena banyak yang order setelah viral, sekarang mereka sistem PO alias pre-order. Tapi tetap ada stok untuk makan langsung di tempat.<br data-start="1397" data-end="1400" />Untuk harga:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-start="1415" data-end="1575">
<li data-start="1415" data-end="1455">
<p data-start="1417" data-end="1455"><strong data-start="1417" data-end="1443">Dendeng Batokok isi 10</strong>: Rp80.000</p>
</li>
<li data-start="1456" data-end="1575">
<p data-start="1458" data-end="1575"><strong data-start="1458" data-end="1483">Dendeng Goreng isi 10</strong>: Rp90.000<br data-start="1493" data-end="1496" />Semua dikemas dalam box. Jadi bisa dipesan sesuai jumlah potongan, bukan berat.</p>
</li>
</ul>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="1577" data-end="1626">Laris Manis: Bisa Habis 30–40 Kg Daging Sehari</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1628" data-end="1821">Rumah makan ini buka dari jam 09.00 pagi sampai Magrib. Mereka bisa habis sekitar 35–40 kg daging sapi per hari, terutama setelah viral. Bahkan sebelum bulan puasa pun, permintaan udah ramai.</p>
<p style="text-align: justify;" data-start="1628" data-end="1821"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-4897" src="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/1673594008.webp" alt="" width="750" height="500" srcset="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/1673594008.webp 750w, https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/05/1673594008-300x200.webp 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="1823" data-end="1863">Asal-Usul Dendeng dan Cerita Merantau</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="1865" data-end="2227">Pak Haji pemilik rumah makan ini ternyata juga asli Minang, berasal dari Padang Kota. Ibunya dari Painan, Bapaknya dari Bayang—wah, satu kampung juga sama gue!<br data-start="2024" data-end="2027" />Beliau merantau ke Tangsel sejak tahun 1993 dan langsung buka usaha kuliner. Awalnya jualan seperti rumah makan biasa, tapi 2 tahun terakhir mulai fokus hanya ke dendeng karena tingginya permintaan.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="2229" data-end="2281">Spesialisasi Dendeng: Keputusan Bisnis yang Tepat</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="2283" data-end="2561">Kenapa akhirnya fokus ke dendeng aja? Karena pesanan udah terlalu banyak sampai lauk lain nggak kepegang. Jadi diputuskan buat spesialis dendeng batokok dan goreng aja.<br data-start="2451" data-end="2454" />Uniknya, dendeng ini katanya berasal dari daerah <strong data-start="2503" data-end="2518">Sulat Deras</strong> di Kerinci—kampung khusus dendeng batokok!</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="2563" data-end="2612">Dendeng Batokok: Rasa Asli Minang yang Nendang</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="2614" data-end="2922">Walaupun cuma jual dendeng, tapi dendeng mereka udah dikirim sampai ke Mekkah dan Eropa! Gokil gak tuh?<br data-start="2717" data-end="2720" />Gue sampai harus ambil dua piring langsung, saking laparnya!<br data-start="2780" data-end="2783" />Minyak dari sambal hijaunya tuh asli Minang banget—melimpah, gurih, dan pedasnya pas. Sayurnya juga jadi pelengkap segar yang pas banget.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="2924" data-end="2957">Cita Rasa yang Nggak Main-Main</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="2959" data-end="3252">Suapan pertama: Bismillah&#8230;<br data-start="2987" data-end="2990" />Langsung meleleh di mulut, Guys. Dibakar pakai <strong data-start="3037" data-end="3053">minyak tanah</strong> jadi aroma smokynya khas banget.<br data-start="3086" data-end="3089" />Asin dan gurihnya seimbang, sambal hijaunya pakai <strong data-start="3139" data-end="3154">tomat hijau</strong>, jadi ada sedikit asam yang menyegarkan.<br data-start="3195" data-end="3198" />Dendeng gorengnya juga mantap, kriuk-kriuk luar dalam.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="3254" data-end="3287">Sensasi Makan yang Bikin Nagih</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="3289" data-end="3587">Sambalnya diulek kasar pakai tangan, cabe hijaunya lembut, dan cabe merahnya masih berbentuk panjang. Ini ciri khas sambal Padang asli, Guys.<br data-start="3430" data-end="3433" />Saking enaknya, gue sampai keringetan! Tapi tetap nikmat.<br data-start="3490" data-end="3493" />Dan ternyata ngobrol sama Pak Haji-nya juga seru banget, berasa ngobrol sama keluarga sendiri.</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="3589" data-end="3630">Menu Tambahan: Telur Ceplok Cabe Hijau</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="3632" data-end="3765">Selain dendeng, mereka juga jual telur ceplok dengan cabe hijau seharga <strong data-start="3704" data-end="3715">Rp6.000</strong>.<br data-start="3716" data-end="3719" />Potongan dendengnya juga bisa dibeli satuan:</p>
<ul style="text-align: justify;" data-start="3766" data-end="3846">
<li data-start="3766" data-end="3802">
<p data-start="3768" data-end="3802"><strong data-start="3768" data-end="3790">Dendeng cabe hijau</strong>: Rp16.000</p>
</li>
<li data-start="3803" data-end="3846">
<p data-start="3805" data-end="3846"><strong data-start="3805" data-end="3834">Dendeng cabe merah kering</strong>: Rp10.000</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;" data-start="3848" data-end="3916">Menurut gue, dengan rasa se-authentic ini, harganya sangat worth it!</p>
<h2 style="text-align: justify;" data-start="3918" data-end="3951">Satu Porsi Nggak Pernah Cukup!</h2>
<p style="text-align: justify;" data-start="3953" data-end="4169">Setelah habis satu piring, gue langsung ambil porsi kedua.<br data-start="4011" data-end="4014" />Gak bisa bohong, Guys, dendengnya bikin candu. Pedasnya gak nyiksa, tapi ninggalin kesan di lidah.<br data-start="4112" data-end="4115" />Pokoknya, ini baru namanya <strong data-start="4142" data-end="4169">dendeng asli Rang Awak!</strong></p>
<p>The post <a href="https://lensaperjalanan.com/kuliner/dendeng-batokok-asli-padang-di-tengah-tangsel/">Dendeng Batokok Asli Padang di Tengah Tangsel</a> appeared first on <a href="https://lensaperjalanan.com">Lensa Perjalanan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lensaperjalanan.com/kuliner/dendeng-batokok-asli-padang-di-tengah-tangsel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 31/37 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network via lensaperjalanan.b-cdn.net
Minified using Disk

Served from: lensaperjalanan.com @ 2026-04-05 02:40:46 by W3 Total Cache
-->