<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cilok isi ayam &#8211; Lensa Perjalanan</title>
	<atom:link href="https://lensaperjalanan.com/tag/cilok-isi-ayam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://lensaperjalanan.com</link>
	<description>Review Hotel, Jalan Jalan, Traveling Ke Tempat Wisata Kekinian</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Apr 2025 08:03:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://lensaperjalanan.com/wp-content/uploads/2025/01/cropped-bc624860-d716-4058-988c-7ac45baa08c0-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Cilok isi ayam &#8211; Lensa Perjalanan</title>
	<link>https://lensaperjalanan.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cilok Teh Ungu: Jajanan Laris dari Cimahpar Bogor</title>
		<link>https://lensaperjalanan.com/kuliner/cilok-teh-ungu-jajanan-laris-dari-cimahpar-bogor/</link>
					<comments>https://lensaperjalanan.com/kuliner/cilok-teh-ungu-jajanan-laris-dari-cimahpar-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[lensa01]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2025 07:59:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Cilok Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Cilok enak di Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Cilok isi ayam]]></category>
		<category><![CDATA[Cilok viral Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jajanan khas Cimahpar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://lensaperjalanan.com/?p=3446</guid>

					<description><![CDATA[lensaperjalanan.com &#8211; Cilok Teh Ungu bukan sekadar jajanan kaki lima biasa. Kuliner khas Cimahpar, Bogor ini mencuri perhatian karena rasa unik dan kisah sukses Teh Nina, sang penjual. Dalam sehari, cilok ini bisa laku hingga ribuan butir. Hebatnya, pelanggan bahkan pernah membawanya sampai ke Makkah. Jajanan sederhana ini membuktikan bahwa makanan rumahan pun bisa punya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="" style="text-align: justify;" data-start="291" data-end="701"><strong data-start="291" data-end="309"><a href="https://lensaperjalanan.com/">lensaperjalanan.com</a> &#8211; Cilok Teh Ungu</strong> bukan sekadar jajanan kaki lima biasa. Kuliner khas Cimahpar, Bogor ini mencuri perhatian karena rasa unik dan kisah sukses Teh Nina, sang penjual. Dalam sehari, cilok ini bisa laku hingga ribuan butir. Hebatnya, pelanggan bahkan pernah membawanya sampai ke Makkah. Jajanan sederhana ini membuktikan bahwa makanan rumahan pun bisa punya daya tarik luar biasa jika dibuat dengan sepenuh hati.</p>
<h3 class="" style="text-align: justify;" data-start="703" data-end="752">Laris Manis, Ribuan Butir Terjual Setiap Hari</h3>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="754" data-end="1053">Awalnya, Teh Nina berjualan seblak dan pangsit jontor. Namun, sejak empat tahun terakhir ia fokus berjualan cilok. Keputusannya tepat. Sekarang, dalam sehari ia bisa menjual antara 500 hingga 1.500 pieces. Pembeli tak hanya datang dari sekitar Bogor, tapi juga dari luar kota dan bahkan luar negeri.</p>
<blockquote data-start="1055" data-end="1138">
<p class="" data-start="1057" data-end="1138"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-3447" src="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/04/Cara-Membuat-Cilok-Bandung-Bumbu-Kacang.jpg" alt="" width="751" height="532" srcset="https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/04/Cara-Membuat-Cilok-Bandung-Bumbu-Kacang.jpg 751w, https://lensaperjalanan.b-cdn.net/wp-content/uploads/2025/04/Cara-Membuat-Cilok-Bandung-Bumbu-Kacang-300x213.jpg 300w" sizes="(max-width: 751px) 100vw, 751px" /><br />
sampai “Pernah ada yang bawa ke Makkah,” cerita Teh Nina sambil tersenyum bangga.</p>
<h3 data-start="1140" data-end="1180">Baca Juga</h3>
<h1 class="page-title"><a href="https://lensaperjalanan.com/bogor/sop-buntut-paling-laris-di-bogor-warna-pink-rasa-nendang/">Sop Buntut Paling Laris di Bogor: Warna Pink, Rasa Nendang!</a></h1>
</blockquote>
<h3 class="" style="text-align: justify;" data-start="1140" data-end="1180">Cilok Ayam dengan Bumbu Kacang Juara</h3>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="1182" data-end="1460">Dijual seharga Rp1.000 per butir. Isiannya berupa ayam fillet, tapi ke depannya akan ditambah jando (urat sapi) karena banyak yang memesan. Bumbu kacangnya menjadi kunci kelezatan. Rasanya mirip bumbu batagor, kental, dan sedikit pedas dari cabai yang diblender halus.</p>
<blockquote data-start="1462" data-end="1561">
<p class="" data-start="1464" data-end="1561">“Yang bikin enak tuh bumbunya. Kayaknya enak juga dimakan bareng nasi,” kata Sari, food reviewer.</p>
</blockquote>
<h3 class="" style="text-align: justify;" data-start="1563" data-end="1591">Kenyal, Gurih, dan Nagih</h3>
<p class="" style="text-align: justify;" data-start="1593" data-end="1800">Cilok buatan Teh Nina punya tekstur kenyal dan lembut. Rasanya fresh karena dibuat langsung oleh tangan beliau. Meski isiannya tidak banyak, rasa gurih dan bumbu kacangnya membuat tiap suapan terasa spesial.</p>
<h3 class="" data-start="1050" data-end="1090">Cilok Ayam dengan Bumbu Kacang Juara</h3>
<p class="" data-start="1092" data-end="1370">Cilok ini dijual seharga Rp1.000 per butir. Isiannya berupa ayam fillet, tapi ke depannya akan ditambah jando (urat sapi) karena banyak yang memesan. Bumbu kacangnya menjadi kunci kelezatan. Rasanya mirip bumbu batagor, kental, dan sedikit pedas dari cabai yang diblender halus.</p>
<h3 class="" data-start="1372" data-end="1411">Rasa Autentik yang Bikin Balik Lagi</h3>
<p class="" data-start="1413" data-end="1694">Tekstur ciloknya kenyal dan lembut. Karena dibuat langsung oleh Teh Nina, rasanya terasa lebih segar. Meski isiannya tidak banyak, rasa gurih dari ayam dan bumbu kacang yang kaya membuat cilok ini bikin nagih. Tak heran, banyak pelanggan datang kembali hanya untuk mencicipi ulang.</p>
<h3 class="" data-start="1696" data-end="1730">Kuliner Khas yang Layak Dicoba</h3>
<p class="" data-start="1732" data-end="1886">Dengan reputasi yang terus naik, Cilok Teh Ungu layak masuk daftar kuliner wajib coba di Bogor. Rasanya khas, harganya terjangkau, dan dibuat penuh cinta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://lensaperjalanan.com/kuliner/cilok-teh-ungu-jajanan-laris-dari-cimahpar-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/26 objects using Disk
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network via lensaperjalanan.b-cdn.net
Minified using Disk

Served from: lensaperjalanan.com @ 2026-06-15 17:32:22 by W3 Total Cache
-->